Description
Masyarakat Berimbang: Menjaga Harmoni di Tengah Individualisme Kota
Ari Wibowo
15,5×23
Masyarakat Berimbang: Menjaga Harmoni di Tengah Individualisme Kota berangkat dari kegelisahan atas menguatnya individualisme dalam kehidupan perkotaan yang kerap memisahkan kesalehan pribadi dari tanggung jawab sosial. Kota sebagai ruang hidup bersama menghadirkan tantangan berupa melemahnya solidaritas, meningkatnya kerentanan sosial, serta kompleksitas hubungan antarindividu dalam masyarakat yang plural. Dalam situasi ini, nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan sering kali dipraktikkan secara parsial dan kehilangan daya transformatifnya.
Buku ini menawarkan pembacaan komprehensif mengenai kesalehan sebagai satu kesatuan utuh antara dimensi individu dan sosial. Melalui pembahasan konseptual, pemetaan tema-tema kesalehan kota, serta analisis praktik sosial masyarakat urban, penulis menguraikan bagaimana nilai spiritual dapat hadir dalam ibadah personal, ekonomi, kepemimpinan, hingga ruang publik. Kota Pasuruan dijadikan cermin untuk memahami dinamika tersebut secara kontekstual dan empiris.
Dengan mengaitkan problem individualisme kota dan gagasan kesalehan yang berimbang, buku ini menunjukkan bahwa harmoni sosial hanya dapat terjaga melalui kapasitas adaptasi, kolaborasi berbasis nilai, dan kesadaran kolektif. Kesalehan individu diperlihatkan sebagai fondasi etis, sementara kesalehan sosial menjadi wujud konkret dalam kehidupan bersama. Melalui pendekatan reflektif dan inklusif, buku ini mengajak masyarakat plural untuk merawat kohesi sosial tanpa menegasikan keberagaman dan dinamika modernitas.





Reviews
There are no reviews yet.