Description
Ojung Madura: Seni Bertarung dan Aduan Kesaktian Para Jagoan Pantura di Musim Kemarau
Penulis: Ardhie Raditya
15,5×23
Ojung Madura: Seni Bertarung dan Aduan Kesaktian Para Jagoan Pantura di Musim Kemarau mengajak pembaca menyusuri salah satu tradisi pertarungan masyarakat Madura yang perlahan terdesak oleh perubahan zaman. Di tengah panas musim kemarau, ojung hadir bukan sekadar sebagai pertarungan menggunakan rotan, melainkan sebagai ruang tempat keberanian, kekuatan, gengsi, dan keyakinan terhadap kesaktian dipertemukan. Tradisi yang tumbuh di tengah masyarakat pinggiran ini menyimpan kisah panjang tentang hubungan manusia dengan lingkungan sosial dan budayanya, sekaligus memperlihatkan bagaimana sebuah tradisi dapat bertahan, berubah, atau bahkan terlupakan.
Melalui penelusuran etnografis, buku ini membawa pembaca mengenal kehidupan sosial-geografis, kisah leluhur, serta corak kultural orang Madura yang menjadi latar tumbuhnya tradisi ojung. Madura digambarkan sebagai arena tempat keberanian dan kepahlawanan memperoleh tempat tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Di dalamnya, sosok bâjing dan jagoan tidak semata-mata hadir sebagai figur yang gemar berkelahi, tetapi juga sebagai bagian dari sejarah perlawanan, kehormatan, dan konstruksi maskulinitas masyarakat Madura. Pengalaman para pelaku ojung menjadi pintu untuk memahami bagaimana tradisi tersebut diwariskan, dimaknai, dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih jauh, buku ini merekam pengalaman para pelaku ojung seperti Pak Kèlap dengan ojung addhuwen, Pak Murah dengan ojung onjhengan, dan Pak Sattar dengan ojung bhur-lèbhuren. Dari pengalaman mereka, pembaca diajak melihat bahwa pertarungan dalam ojung memiliki aturan, bentuk, dan makna yang beragam. Di balik benturan fisik terdapat tiga hal yang menjadi ukuran penting bagi seorang jagoan: kuwad (kekuatan fisik), angko (keberanian), dan saktè (kesaktian). Dengan demikian, Ojung Madura bukan hanya dokumentasi mengenai seni bertarung yang berlangsung pada musim kemarau, tetapi juga sebuah upaya memahami dunia sosial para jagoan, nilai kehormatan, serta ingatan budaya masyarakat Pantura Madura yang terus berhadapan dengan perubahan zaman.





Reviews
There are no reviews yet.